Rabu, 12 April 2023

Hedonisme di Masa Remaja

               

            Bagi sebagian orang, uang, kegembiraan, kesenangan, dan ketenaran adalah sumber utama kebahagiaan dan tujuan utama dalam hidup. Mereka berlomba-lomba menyempurnakan diri dan memperkenalkan diri kepada banyak orang, tanpa mengukur batas dan tanpa mempertimbangkan kemampuan diri sendiri. Ada dua gaya hidup yang terkenal, minimalis dan hedonisme. Gaya hidup hedonisme bertujuan untuk menikmati dan merasakan kebahagiaan pribadi sepanjang hidup. Juga, budaya hedonisme ini biasanya merupakan budaya Barat. Sudut pandang ini berasal dari Barat, yang memuja kebebasan berperilaku. Dibiarkan begitu saja, hedonisme menjadi racun bagi dunia pendidikan.
Dapat dikatakan bahwa sebagian besar remaja yakin hidup bahagia selamanya, terutama bagi mereka yang yakin memiliki keadaan keuangan yang baik.
  

Saya pikir remaja saat ini lebih suka menghabiskan waktu mereka bersenang-senang. Mereka rela menghabiskan banyak uang untuk membeli sesuatu yang bisa membuat mereka bahagia. Seperti membeli baju baru, sepatu baru, perhiasan, belanjaan mahal dan sebagainya, mungkin mereka bisa merasakan nikmatnya berbelanja. Tidak ada salahnya mencari kesenangan dalam hidup yang singkat ini. Bersenang-senang juga bisa mengurangi stres. Namun, ketika pengejaran kesenangan digunakan sebagai tujuan mutlak, orang tersebut tidak memiliki empati terhadap individu lain karena yang terus-menerus mereka coba capai hanyalah kesenangan pribadi.

Contoh gaya hidup hedonisme adalah pertama kita ingin membeli motor mewah, karena sedang tren dimana kita bisa mendapatkan motor dengan fungsi yang sama dengan harga yang lebih murah, kemudian kita sangat menikmati berbelanja, walaupun barang yang dibeli tidak berguna, asalkan kesenangan membeli barang tersebut masih ada. mentraktir teman dengan uang hasil berutang ke teman yang lain karena orang tersebut sebenarnya tidak mampu mentraktir temannya. Beli perlengkapan tambahan untuk hewan peliharaan di mana hewan hanya benar-benar membutuhkan cukup makanan, obat-obatan serta kontrol kesehatan rutin, mandi, dan mainan agar mereka tidak stres. 

Dampak negatif dari hedonisme adalah sering menyendiri dan egois karena menganggap dirinya lebih penting dari orang lain, boros dan mubazir karena terus menghambur-hamburkan uang untuk membeli sesuatu demi kesenangannya, tidak bisa menghargai waktu dan tetap mengutamakan kesenangan. Seks bebas, miras, narkoba juga merupakan konsekuensi dari hedonisme karena hanya memikirkan kesenangan semata buktinya adalah dengan sudah sangat banyak kasus dikalangan remaja tentang seks bebas, miras dan narkoba. Biasanya orang yang hedonisme juga malu menggunakan produk murahan atau merk yang tidak dikenal, mereka ingin pamer dan bersaing dengan temannya. Kemudian gaya hidup hedonisme bertujuan untuk memenuhi keinginan semata, sehingga efek dari hedonisme adalah seseorang dapat hidup tanpa arah ekonomi yang jelas. Ini jelas tidak baik. Karena Anda membelanjakan uang tanpa mempertimbangkan kebutuhan dan prioritas Anda, ekonomi menjadi tidak sehat. Karena gaya hidup hedonis membuat Anda menghabiskan banyak uang untuk sesuatu yang kurang penting. Sehingga pengeluaran Anda lebih besar dari uang bekal yang didapatkan dari orang tua. Jika mereka punya uang, mereka langsung membelanjakannya untuk hiburan sementara. Tidak memiliki rencana keuangan jangka panjang adalah efek hedonisme. Karena pelakunya saat ini hanya terfokus pada kepuasan kesenangan dan kebahagiaan. Mereka lebih memikirkan penerapan gaya hidup mewah agar bisa mengalahkan orang lain. Alhasil, gaya hidup hedonis langsung mengakibatkan kehabisan uang.  

Selain banyak dampak buruk dari hedonisme, hedonisme juga memiliki dampak positif yaitu diantaranya adalah motif dan keinginan untuk memenuhi keinginannya, mereka siap berjuang dan berusaha karena dimotivasi dan didorong oleh keinginan yang besar dalam dirinya. menjadi manusia pekerja keras, karena menikmati hasil kerja atau usaha yang melimpah membutuhkan daya juang yang besar, pandai melihat peluang dan menggunakannya untuk keuntungannya, Buktinya banyak anak remaja yang sudah memiliki penghasilan demi memenuhi keinginan pribadinya dan efek positif terakhir adalah kemampuannya untuk meminimalkan stres karena dia mengutamakan kesenangan. 

Cara mengatasi gaya hidup hedonisme adalah dengan cara pertama yaitu mengubah pola pikir konsumtif menjadi produktif. Para remaja harus memiliki pola pikir dalam memandang sesuatu berdasarkan produktivitasnya. Pertimbangkan manfaat saat ini dan masa depan. Menyadari bahwa hidup bukan sekedar bersenang-senang adalah cara untuk mengatasi hedonisme. Jika para remaja merencanakan keuangan dan memikirkan masa depan, Anda dapat mengendalikan gaya hidup Anda. Karena masih banyak hal yang lebih penting di masa depan. Menghargai diri sendiri sering membawa kita ke gaya hidup hedonisme. Maka cara mengatasi hedonisme adalah dengan membatasi diri sambil memberikan reward. Anda harus mengerti kapan waktunya untuk menghargai diri sendiri. Jangan lakukan itu sepanjang waktu. Gaya hidup hedonisme dikaitkan dengan sifat mewah. Oleh karena itu, cara mengatasi hedonisme adalah dengan menangkap semua pengeluaran dan pemasukan. Dengan cara ini Anda dapat mengelola keuangan Anda dan hidup hemat.. 

Cobalah hidup secara hemat, jangan buang terlalu banyak uang untuk hal yang sebenarnya diri kita tidak perlu, jangan terlalu ikuti tren karena saat tren itu sudah menurun uang yang dihabiskan untuk tren tersebut terbuang sia sia karena sudah tidak berguna. Terkadang menghabiskan cukup uang untuk self reward adalah pilihan yang baik, tapi jangan berlebihan jadi pertimbangkan dampak pilihan gaya hidup kita untuk di masa depan. Karena satu-satunya yang bisa mengendalikan hidup kita adalah diri kita sendiri.   

0 komentar:

Posting Komentar